Sabtu, 03 Juli 2010 |
2
komentar
27 juni, minggu pagi, sayah pergi menuju lapangan basket SMA 1 jepara, tentunya untuk berbasket ria. Sudah lama saya tidak berolahraga. Sesampainya disana sayah bertemu teman SMP sekaligus juga teman SMA saya, Maksum dan Antok. Sayah pun teringat kegilaan sayah waktu SMP dulu bersama Maksum dan Antok. Kegilaan yang mungkin takkan pernah sayah lupakan. Mencuri buku paket dan kemudian menjual kepada teman2 yang membutuhkan.
Sayah memang tak tahu apakah sekarang masih ada buku paket dari sekolah atau tidak, tapi jaman sayah sekolah dulu, selalu ada buku paket dari sekolah, yang pada akhir tahun harus dikembalikan. Jika tidak, maka murid harus membayar denda sebagai ganti dari buku itu. Kami bertiga melihat hal itu sebagai peluang bisnis yang potensial kala itu, karena pada waktu kelas satu, kami sendiri kebingungan untuk mengembalikan buku paket yang hilang. Begitu pula teman2 sayah yang lain. Kebiasaan meninggalkan buku paket di dalam kelas, tepatnya di dalam laci meja mengakibatkan banyak buku paket yang hilang.
Sayah memang tak tahu apakah sekarang masih ada buku paket dari sekolah atau tidak, tapi jaman sayah sekolah dulu, selalu ada buku paket dari sekolah, yang pada akhir tahun harus dikembalikan. Jika tidak, maka murid harus membayar denda sebagai ganti dari buku itu. Kami bertiga melihat hal itu sebagai peluang bisnis yang potensial kala itu, karena pada waktu kelas satu, kami sendiri kebingungan untuk mengembalikan buku paket yang hilang. Begitu pula teman2 sayah yang lain. Kebiasaan meninggalkan buku paket di dalam kelas, tepatnya di dalam laci meja mengakibatkan banyak buku paket yang hilang.

